Home > Pasundan 9 Bandung > Acara Perwalian Kedua –Gaman (我慢) / Sabar

Acara Perwalian Kedua –Gaman (我慢) / Sabar

Nama Kegiatan : Gaman (我慢)/ Sabar

Jenis Kegiatan   : Membaca

Tujuan                  :

1. Meningkatkan minat baca

2. Mengapresiasi cerita

3. Mengutarakan gagasan

Acara Perwalian kelas XI SMA Pasundan 9 Bandung yang kedua dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 16 Agustus 2011, bertepatan dengan hari kedua Akreditasi. Acara hari itu seharusnya acara menampilkan musik, tetapi karena sibuknya sekolah dan kurangnya komunikasi, menyebabkan hal itu tidak dapat dilaksanakan. Sebagai gantinya, diaksanakan kegiatan membaca yang dinamakan  gaman (我慢), yang berarti sabar karena hampir seluruh pengisi kelas itu tidak memiliki hobi membaca, hingga pada kegiatan ini dibutuhkan kesabaran untuk tetap bertahan membaca cerpen sebanyak 4 lembar. Cerpen berisi tentang kehidupan sex pranikah. Setelah mereka membaca cerpen itu, mereka lalu diminta untuk mengutarakan tindakan yang mungkin mereka lakukan jika mereka menjadi tokoh dalam cerita itu.

Suasana sangat hening saat sedang membaca cerpen

Kertas Jawaban hasil opini siswa

Kepada perempuan ditanyakan tindakan apa yang akan mereka lakukan jika mereka hamil di luar nikah, dan kepada laki-laki ditanyakan tindakan apa yang akan mereka lakukan jika mereka menjadi pria yang menghamilinya? Namun situasi disesuaikan dengan keadaan mereka sekarang sebagai siswa SMA yang belum bekerja.

Hasilnya sebagai berikut:

Perwalian kali ini diikuti oleh 35 orang: 13 orang siswa laki-laki dan 22 orang siswa perempuan.

Umumnya siswa laki-laki akan bertanggung jawab atas kesalahan yang mereka lakukan. Sebagian lebih memilih putus sekolah untuk mencari uang untuk kebutuhan hidup, sebagian masih tidak mengerti apa yang harus diperbuat. Hanya satu orang yang memilih untuk menyuruh menggugurkan anak itu, dengan alasan untuk melanjutkan sekolah, tetapi dia tetap akan menikahinya.

Sedangkan pada siswa perempuan 19  orang memilih untuk tetap melahirkan anak itu dan 2 orang memilih untuk menggugurkannya dan tetap melanjutkan sekolah, dan tidak akan mengulangi perbuatan itu. Hanya 1 orang yang jawabannya tidak jelas.

Catatan menarik dalam kegiatan kali ini adalah, saat membaca mereka semua diam dan dan hanya fokus pada kertas cerita mereka masing-masing. Walaupun kegiatan ini bisa dikatakan pemaksaan, tetapi hal ini menunjukan memungkinkannya minat baca ditumbuhkan pada siswa.

Naskah cerpen dapat diunduh di sini:

sang tupai pun terjatuh

  1. August 18, 2011 at 3:30 am

    gambarna nu keur macana teu muncul euy….

  2. August 18, 2011 at 3:31 am

    ari gs dikomen gambar teh aya… eh… dasar….

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: