Home > Pasundan 9 Bandung > Kegiatan Wali Kelas

Kegiatan Wali Kelas

Jadi wali kelas…

Semenjak ada keputusan menjadi wali kelas sepertinya otak langsung bekerja, seolah-olah ide menjadi mahluk hidup yang bangun dan berkembang biak. Harus begini, harus begitu sampai membuatku tak bisa tidur.

Jadi inilah hasil kegairahan ide-ide itu. Belum sempurna memang, tapi tak mengapalah…:) Dunia sekolah memang menyenangkan untukku, kecuali urusan perangkat pembelajaran guru J

1. Program Now I Know

Program ini bertujuan untuk menambah wawasan. Siswa harus menulis satu pengetahuan baru dalam satu minggu. Terima kasih karena mereka melaksanakannya. Semua kolom penuh  kecuali, kolomnya Rahmat karena masih dispen.

Setelah saya periksa ternyata banyak yang  mengambil sumber dari On the Spot, dan isinya  bukanlah  hal baru. Misalnya, manfaat dari tumbuhan atau harga tumbuhan yang harganya mahal. Namun, untuk saat ini tidak mengapa semoga lain kali informasinya akan lebih baik.

2. Don’t stay still activity

<object style=”height: 390px; width: 640px”><param name=”movie” value=”http://www.youtube.com/v/7Nzl6ZoIves?version=3″><param name=”allowFullScreen” value=”true”><param name=”allowScriptAccess” value=”always”></object>

Program ini bertujuan untuk membuat siswa tidak hanya duduk diam dan belajar. Mereka dilatih untuk bergerak dan menunjukan kemampuan mereka. Waktu kegiatan ini hanya sekitar 1 jam. Tanggal 26 Juli kemarin dilakukan kegiatan pertama yaitu sebuah permainan mencocokan kartu pertanyaan dan jawaban. Seseorang meneriakan pertanyaan dengan lantang dari kartu yang dia pilih, lalu siswa lain memilih kartu dan meneriakan jawabanya. Namun, karena saya membuat kartu terlalu banyak, alhasil sulit sekali menemukan jawaban yang benar. Ada hal yang lucu saat permainan itu.

Pertanyaan: Siapa nama kera yang mengikuti biksu Tong ke Barat?

Jawaban      : M. Sofa Zam-Zami (hehehe… wakil KM ^^.. maaf ya Sofa!)

Hasil permainan itu menunjukan bahwa kelas XI belum mampu mengeluarkan semangat bermain. Terlepas dari rame tidak ramenya atau berhasil tidaknya permainan ini, saya sudah cukup senang dengan kreativitas saya ini ^^. Hal ini mengingatkan saya pada drama God of Study. Untuk membuat anak-anak yang pasif menjadi aktiv harus dimulai dulu dari gurunya yang kreatif.  Jadi sebenarnya menjadi guru pun harus menjadi seniman ^^

  1. July 28, 2011 at 3:27 am

    ya…buatlah acara yang lebih seru…..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: